Mustaid Yusuf

Foto-foto Istimewa Hanami 2013


Kontributor: Cuk Supriyadi Ali Nandar

Editor: PH,AN,FM

Acara HANAMI 2013 baru saja usai beberapa hari yang lalu, namun keistimewaannya masih sangat terasa, apalagi dilanjutkan dengan lomba photo hanami yang sedang dalam tahap penghitungan suara. Terlihat jelas para peserta lomba sibuk memoles dan merias photo SAKURA agar tampak cantik mempesona bak pengantin. Tak mau kalah dengan peserta lomba, penonton pun ikut mengular untuk menunaikan hak mencontreng tanda ‘LIKE’ di FB, disempurnakan lagi oleh para komentator ahli yang saling memuji. Riset dan quick count dibawah asuhan Prof. FaceBook menjadi acuan utama, membuat suasan bertambah meriah dan mendebarkan. Sungguh luar biasa, saya sangat senang melihatnya. Namun, kali ini saya tidak memotret acara hanami dalam segudang photo SAKURA bahkan tak ada satupun photo yang kuhasilkan saat acara hanami, tapi jangan khawatir karena saya juga tertarik ikut memeriahkan hanami dengan memotretnya dalam sebuah tulisan, tentu dengan kemampuan menulisku yang masih terbata-bata. Tak apalah, setidaknya aku bisa tampil beda dan yang pasti tidak banyak saingan hehehe….(“sok yes” dikit).

Seperti biasa, Hanami tahun ini diadakan di lokasi dimana bunga SAKURA sedang asyik berkumpul di Rapat tahunannya, sebagian ada juga yang sedang Arisan, terlihat dari beragam jenis makanan dan daging siap bakar dibawahnya, inilah yang menambah suasana menjadi lebih ramai dan meriah. Yahhh..memang sudah menjadi rahasia dunia kalau nama Sakura selalu naik daun di setiap acara hanami. Siapa sih yang tidak tertarik dengan sakura, tak hanya manusia bahkan burung, inu, angin dan (mungkin) makhluk halus pun ikut meluangkan waktunya untuk menikmati kecantikan sakura. Ya, Sakura memang dilahirkan pada waktu yang tepat, ketika banyak anak manusia sedang menikmati liburan sekolah, dan ketika musim panas mulai merayakan kemenangan atas perang hebat dengan musim dingin, sungguh kombinasi yang sangat serasi, bunga lainpun kelihatan iri. Tidak hanya itu, angin sepoi-sepoi bak anak kecil berlarian berebut cepat untuk mencium sakura yang putih ranum kemerah-merahan, sakura semakin terlihat malu dan tak terasa beberapa buah merebahkan tubuhnya dipangkuanku yang sedang melamun menunggu dimulainya acara MUSFUK. Memang manja sekali sakura hari itu..namun, kubiarkan kemanjaan sakura yang tak henti-hentinya mencubit lembut tubuhku, biarlah kami menikmati kemesraan ini (lebay dikit Ok-lah wkkk).

Namun, ada sesuatu yang mengusik kemesraan kami, tausiyah ust. Takumi-san memaksaku untuk sedikit mengabaikan sakura. Yaa..Tausiyah yang pendek dan sederhana tapi sangat dalam merasuk dalam hati-ku, ibaratnya seperti jatuh cinta pada pandangan pertama (kata orang-orang sih, sambil senyum malu hehe). Memang seingatku, baru pertama kali aku mendengarkan materi spesial itu. Bukan materi tentang ‘Love Story’ nya ust. Takumi-san yang ku-suka karena itu merupakan privasi mereka, selain itu tentu masing-masing orang mempunyai cerita yang unik tentang itu, atau mungkin kisahku lebih menarik kalau dibuat cerpen wkkk (PD aja..Mertua saja masih penasaran hehehe). Sekali lagi, bukan itu yang membuatku kagum, tapi materi tentang berdakwah dengan HIKMAH di Jepang, walau tentu pelajaran ini sangat luas penerapannya bahkan untuk persahabatan dalam kehidupan sehari-hari kita. Hikmah dalam arti mengerti dan memahami karaktersitik orang lain disekitar agar persahabatan terjalin lebih tulus dan lebih dekat. Kata beliau, setidaknya ada 3(tiga) macam mentality orang jepang yaitu Harmony (Keselarasan), Politeness (Kesopanan) dan Shy (Pemalu). Pelajaran pertama saja aku belum banyak mengamalkan yaitu berteman tanpa ada yang merasa lebih menonjol dan saling menghargai. Sulit?? Ya memang sulit, namun akan ku mulai untuk berbuat dengan tulus, tidak lagi berhitung rumit tentang untung rugi karena membantu teman itu tidak ada ruginya, dan pasti aku juga akan sering membutuhkan bantuan mereka. Terima kasih Ust. Takumi-san. Luar biasa pelajaran yang kau sampaikan. Tulisan ini cuma sekelumit pelajaran hari itu, masih banyak yang tidak bisa aku ceritakan disini. (kok jadi serius banget..tak apalah hehehe)

Tak terasa Mataharipun mulai letih berdiri di ufuk timur, saatnya dia memindah posisi ke barat, ini menandakan kami harus siap-siap memulai acara selanjutnya yaitu beribadah dan ber-BBQ ria. Semua terlihat ceria, anak-anakpun sudah tidak peduli dengan orang tuanya, asyik bermain dan sesekali memanen hasil BBQ orang tua-nya. Teman-teman pemegang moncong hitam dan moncong putih sibuk mencari celah untuk mengabadikan momen spesial ini. Sakura-pun ikut girang dan pasang pose terbaiknya. Puncaknya diantara mereka menjatuhkan diri secara bersamaan sehingga terjadi HUJAN SAKURA, sungguh luar biasa pengorbananmu saat itu. Tentu kami tahu, engkau adalah salah satu bunga terindah yang pernah ada, tapi sayang umur-mu sangat pendek sekali,,,rekor umur jagung-pun sudah lama kau pecahkan. Sedih memang, tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa, SELAMAT JALAN SAKURA, kau masuk dalam daftar teman terbaik-ku, aku ingin selalu mengenangmu. Terakhir, ku persembahkan lagu kesukaanku…sudah lama sekali aku tidak bernyanyi, ini spesial untukmu, semoga kita berjumpa tahun depan. Sampai jumpa (melambai-lamaikan jaket)

Lagu persembahan

JUDUL : KEMESRAAN
Suatu hari
Dikala kita duduk ditepi pantai
Dan memandang
Ombak dilautan yang kian menepi

Burung camar
Terbang bermain diderunya air
Suara alam ini
Hangatkan jiwa kita

Sementara
Sinar surya perlahan mulai tenggelam
Suara gitarmu
Mengalunkan melodi tentang cinta

Ada hati
Membara erat bersatu
Getar seluruh jiwa
Tercurah saat itu

Kemesraan ini
Janganlah cepat berlalu
Kemesraan ini
Ingin kukenang selalu

Hatiku damai
Jiwaku tentram disampingmu
Hatiku damai
Jiwaku tentram bersamamu

Sumber : Acara HANAMI 2013 PPIF dan MUSFUK dengan tambahan kata-kata pemanis ala CS-AN

Foto Pilihan dari Segenap Warga Indonesia yang tergabung dalam RFF (Republik Facebook Fukuoka) : Aisyah Ahmad, Andrew Nugroho, Arief Cahyanto, Chandra Novian Dika, Kirara Rose, M. Yunus Amran, Mustaid Yusuf, Mutia Dewi Y, Ratih Madya S, Rendra Utama, Tri Wulaningsih.

Tri Wulaningsih Rendra Utama Ratih Madya S.

Mutia Dewi Y

Mustaid Yusuf

M. Yunus Amran

Kirara Rose

Chandra ND

Arief Cahyanto

Andrew Nugroho

Aisyah Ahmad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s