Festival Hakata Dontaku Fukuoka 2010


Masa – masa Golden Week merupakan saat – saat yang ditunggu, bukan hanya oleh warga Jepang, tapi juga oleh warga Indonesia yang bermukim di Fukuoka ini. Seperti halnya hari besar dan libur nasional di Indonesia, Golden Week yang umumnya jatuh pada tiap akhir bulan April hingga awal bulan Mei ini merupakan liburan panjang yang biasanya dimanfaatkan warga Jepang untuk mundur sejenak dari kepenatan dan kejenuhan melakukan rutinitas dan kesibukan sehari – hari.


Di Fukuoka, penduduk setempat mengisi Golden Week dengan menyelenggarakan sebuah festival besar, yang disebut Hakata Dontaku. Festival yang tahun ini jatuh pada tanggal 3 dan 4 Mei  itu, merupakan festival besar dengan jumlah pengunjung terbanyak di Jepang, dimana tidak kurang dari 2 juta pengunjung menghadiri festival ini tiap tahunnya. Khusus untuk acara ini, daerah Tenjin  dan Nakasu yang merupakan daerah pusat kota terpadat di Fukuoka, ditutup untuk kendaraan umum. Sebagai gantinya, ribuan kios dan ratusan ribu orang memadati jalan – jalan utama kota itu. Parade – parade terus menerus datang silih berganti meramaikan suasana festival. Musik dan lagu bercampur padu dengan hiruk pikuk gelak tawa kegembiraan para pengunjung.

PPI Fukuoka, sebagai perwakilan dari warga Indonesia yang tinggal di Fukuoka, tentu saja tidak ingin ketinggalan untuk berpartisipasi dalam festival besar ini. Sekitar 40an orang termasuk anak – anak  turut bergabung dalam tim Indonesia berparade  bersama kontingen dari negara – negara lain,  berbaris di sepanjang  jalan.

Pada acara yang tiap tahunnya diikuti tidak kurang dari 10.000 peserta dari berbagai perwakilan dan negara itu, memang setiap tim berusaha untuk menampilkan dan menonjolkan busana dan atraksi khas nya masing – masing. Tim Indonesia sendiri di barisan terdepan menampilkan atraksi khas berupa tari Kuda Lumping, yang kerap kali mendapat sambutan dan tepuk tangan serta lambaian hangat dari para penonton.


Kostum – kostum dari berbagai daerah di Indonesia juga dimunculkan, ternasuk  kostum pengantin daerah. Tidak ketinggalan beberapa memakai kostum yang menggambarkan tokoh-tokoh perwayangan.

Anak – anak juga tidak mau ketinggalan dengan penuh semangat ikut berbaris bersama sambil dengan bangga melambai – lambaikan bendera kecil merah putih.. Gaya mereka yang penuh kepolosan dan ceria mengundang banyak fotografer yang ingin mengabadikan momen-momen keikutsertaan mereka.


Walau hanya merupakan satu bagian dari ribuan orang yang berparade di Dontaku, warna-warni Indonesia telah turut serta menyemarakkan festival Hakata Dontaku. Rombongan Indonesia yang begitu beraneka-ragam, terlihat begitu kontras dengan rombongan lain yang memperlihatkan homogenitas kelompok dalam satu kostum seragam. Patutlah kita berbangga, sebagai warga Indonesia, yang begitu kaya dengan kebudayaan, tetapi tetap satu di bawah slogan Bhinneka Tunggal Ika. Semoga kekompakan PPIF dalam menyukseskan acara ini juga dapat berlanjut untuk ke depannya. (HM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s