Nonton bareng Film “Sang Pemimpi”, Ibu – Ibu PPIF bersama anak – anak SMP Fukuoka


“On the surface, The Dreamer seems to be a film about adolescents searching for themselves,  sprinkled of course with love and the usual teen questions. But for me, this film also talks about social inequalities and the unfair distribution of wealth,  which,  from Aceh all the way to Papua, so often occur in our nation.” 

Demikian sepenggal kalimat yang disampaikan Director Film Riri Riza dalam karya terakhirnya, “The Dreamer” ( Sang pemimpi).  

Pada  tanggal 17  – 26 September 2010, di Fukuoka dilangsungkan Festival Film  produksi Asia  bertajuk Focus On Asia Fukuoka International Film Festival 2010. Selama Festival berlangsung, tidak kurang dari 41 Film yang berasal dari 18 negara Asia diputar di berbagai  bioskop di wilayah Fukuoka. Dalam festival kali ini, Indonesia berkesempatan mengikut sertakan 2 buah Film nya yaitu Film “Pintu Terlarang” dan “Sang pemimpi”.  

Masih berkaitan dengan rangkaian kegiatan dari Festival Film Asia tersebut, pada hari  Jum’at,  17 September 2010 mulai pukul 14.00 siang, bertempat di  Fukuoka Kokusai Kaigijyou (Fukuoka International Congress Center),  sejumlah anak – anak  pelajar  SMP di wilayah Fukuoka dan sekitarnya  mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan Film yang diangkat dari novel kedua dari tetralogi Laskar Pelangi  karya penulis Andrea Hirata. Dalam menyaksikan penayangan Film tersebut, 20 orang perwakilan ibu – ibu dari PPI Fukuoka di minta pihak panitia untuk  turut menyertai dan mendampingi  para anak – anak sekolah tersebut.

Film yang berkisah tentang  tentang kehidupan ketika masa – masa SMA tersebut ternyata disukai oleh para remaja Jepang yang hadir, bahkan tidak sedikit diantaranya yang sempat terlihat meneteskan air mata di beberapa adengan dalam Film tersebut. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, seolah  bagaikan sebuah mimpi itu ternyata dirasakan oleh sebagian dari para  remaja tersebut tidak jauh berbeda dengan kehidupan sehari – hari di lingkungan di sekitar mereka.

Selesai menyaksikan pemutaran Film ‘Sang Pemimpi”, Riri riza dengan didampingi Produser Mira Lesmana tampil memberikan sambutan, perkenalan dan sekaligus juga penjelasan ringkas mengenai hal – hal yang berhubungan dengan Film tersebut.

Puas menyaksikan Film hingga selesai, para penonton pun satu persatu dengan tertib meninggalkan gedung pertunjukkan tersebut. Setelah bersama – sama melepas kepergian para anak – anak kembali ke sekolah masing – masing, acara siang itu pun seperti biasa ditutup dengan acara ramah tamah serta sesi foto bersama para ibu – ibu dari perwakilan PPI Fukuoka  dengan para artis, Director  dan produser Film tersebut.

Tidak hanya sebatas menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi dengan semakin majunya tekhnik produksi Film di tanah air dan semakin banyaknya lahir sineas – sineas muda Indonesia yang berpotensi,  impian insan perfileman Indonesia menjadikan Film Indonesia Go International mudah – mudahan tidak lagi sekedar angan – angan bagi sang pemimpi.(D)

 

 

 

One thought on “Nonton bareng Film “Sang Pemimpi”, Ibu – Ibu PPIF bersama anak – anak SMP Fukuoka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s