Charity For Indonesia


Di penghujung tahun 201o ini,  Indonesia kembali diuji dengan bencana alam beruntun mulai dari longsor di Wasior, Papua, kemudian gempa bumi dan tsunami di Kepulauan Mentawai, serta meletusnya Gunung Merapi di Jawa tengah akhir Oktober lalu. Sebagai bentuk kepedulian akan penderitaan para korban bencana di tanah air, maka warga Indonesia yang berada di Fukuoka pun bahu membahu mengadakan berbagai event untuk menghimpun dana bantuan dari berbagai pihak yang ingin membantu. Banyak kegiatan yang dimotori oleh para pelajar Indonesia di Fukuoka ini selain acara utama pagelaran budaya “Indonesia Culture Day 2010” yang lalu, beberapa kegiatan lainnya seperti mengadakan acara amal, bazar maupun fundraising tercatat diantaranya sebagai berikut :

1. Fundraising di Tenjin

“Indonesia e no saigai boukin ni, gokyouryoku onegaishimasu..”, teriakan para fundraiser terdengar nyaring dan bersemangat di tengah keramaian jalan di Tenjin, area pertokoan di pusat kota Fukuoka. Selama dua hari, yakni tanggal 4 dan 5 Desember 2010 yang lalu, para mahasiswa & mahasiswi, pekerja serta pemukim asal Indonesia  di Fukuoka, bersama – sama secara  sukarela sejak pagi hingga sore hari,  tak terpengaruh  udara dingin hari itu, sambil membawa  kotak charity, flyer dan poster, menggelar acara fundraising atau penggalangan dana  untuk membantu para korban bencana alam di Indonesia.

Cukup membuat terharu melihat bagaimana kepedulian masyarakat Jepang mulai dari anak-anak hingga orang  tua yang dengan sukarela mau sekedar menyisihkan sebagian yen dari sakunya untuk membantu para korban bencana alam di Indonesia. Beberapa diantaranya bahkan dengan wajah penuh simpatik menyempatkan diri untuk berbincang – bincang, sekedar menanyakan situasi terakhir di wilayah bencana.

2. Bazar Indonesia  di  Ijiri

Pada Rabu dan Kamis, 1 dan 2 Desember 2010 yang lalu,  PPI Fukuoka bekerja sama dengan pemerintah wilayah Ijiri, telah mengadakan acara “Indonesia Bazaar,  presents by PPIF”  di  Ijiri Shotengai (Ijiri Commercial Street) yang berlangsung mulai jam 10 pagi hingga sore hari.

PPI Fukuoka dengan dukungan Mr. Hideki Takada sebagai ketua kerukunan warga setempat, mendapat fasilitas gratis untuk memanfaatkan sebuah ruko kosong di tengah area bisnis Ijiri selama dua hari penyelenggaraan event tersebut untuk menjual berbagai pernak pernik khas Indonesia.  Seluruh hasil keuntungan dari penjualan tersebut nantinya akan disumbangkan untuk membantu biaya pendidikan anak kurang mampu serta korban bencana alam yang banyak terjadi di berbagai daerah di Indonesia akhir – akhir ini.

Selain membuka stand penjualan tersebut,  kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ajang promosi budaya tanah air dimana setiap  paginya  di lakukan  presentasi singkat mengenai Indonesia di hadapan para undangan dan tokoh masyarakat setempat serta  suguhan tarian tradisional Indonesia  untuk menghibur anak2 TK dan SD  di wilayah Ijiri dan sekitarnya yang diundang khusus oleh panitia.

3. Chikyu Shimin Dontaku di Nakasu Kawabata

Pada hari Sabtu dan Minggu, 6 dan 7 November 2010 yang lalu, bertempat di gedung Across, Nakasu Kawabata telah dilangsungkan perhelatan “Chikyu Shimin Dontaku”  berupa pameran  serta penjualan berbagai macam barang – barang  khas dari berbagai negara seperti Cina, Vietnam, Kamboja, Filipina, Thailand, India, Nepal, Korea,  Jepang serta tak ketinggalan Indonesia yang diwakili oleh Tim BSOB-PPI Fukuoka. Dalam kegiatan kali ini, Indonesia bekerjasama dengan kelompok “Teman Hati”  yang merupakan kelompok relawan pemerhati Indonesia asal Fukuoka, selain menjual aneka cindera mata khas Nusantara  juga membuka kotak amal untuk membantu korban bencana alam di Indonesia.

Acara yang dimotori oleh perhimpunan berbagai kelompok LSM di di wilayah Fukuoka ini dimeriahkan pula dengan penampilan tim Tari Legong Bali yang dibawakan oleh rombongan penari asal Indonesia yang didatangkan khusus  atas undangan pemerintah kota Fukuoka.

 
Pada event kali ini juga diadakan pameran pakaian adat asal masing2 negara peserta, dimana para pengunjung berkesempatan mencoba mengenakan aneka pakaian tradional tersebut untuk kemudian diabadikan dalam foto dokumentasi.  Indonesia sendiri menyumbangkan pakaian adat asal Padang dan Bali untuk  kegiatan tersebut.  Bentuk acara lainnya yaitu pemutaran filem dokumenter mengenai situasi dan keadaan Indonesia saat ini.
Apapun juga bentuknya, mudah – mudahan seluruh hasil yang didapat dari setiap rangkaian kegiatan amal ini sedikit banyaknya dapat  turut membantu meringankan penderitaan saudara – saudara kita di tanah air Indonesia tercinta.  Semoga.. (herpin)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s