Bangkitnya NEO ANGKLUNG


Neo Angklung kembali beraksi. Perjuangan pelajar Indonesia di Fukuoka untuk mengeksiskan alat musik tradisional Indonesia ini terus berlanjut. Berawal dari mengisi acara di Global Village 2014 pada bulan April lalu. Saat itu permainan kami berhasil mencuri banyak perhatian masyarakat Fukuoka. Selain merasa penasaran dengan alat musik bambu yang super unik ini, mereka juga kagum dengan kerja sama tim dalam memainkan lagu-lagu indah secara kompak.

Setelah Global Village 2014, kami kembali menyuarakan angklung kami di acara Welcome Party yang diselenggarakan oleh organisasi pelajar internasional di Fukuoka (FOSA) pada akhir bulan Mei. Kami mencoba memainkan lagu Jepang yang cukup terkenal, “Ue o muite arukou (Sukiyaki)”. Hasilnya luar biasa, semua hadirin turut bernyanyi dan bertepuk tangan sesuai tempo lagu tersebut. Sungguh menyenangkan.

Aksi kami terus berlanjut dan kami pun mendaftarkan diri kami dalam ajang perlombaan yang diadakan oleh organisasi pelajar internasional di Universitas Kyushu (KUFSA) pada bulan Juli. Acara yang mengadu bakat dan keunikan antar tim ini bernama KUFSA Talent Hunt 2014. Kami sempat merasa pesimis melihat kondisi anggota pemain angklung kami yang sibuk dengan kegiatan akademik. Sangat sulit menentukan waktu latihan. Akhirnya dengan anggota yang minim, kami mengikuti babak audisi pada tanggal 22 Juni 2014. Kami memainkan lagu yang biasa kami mainkan, yaitu Pileuleuyan (Indonesia) dan Ue o Muite Arukou (Jepang). Kami memaksimalkan performa kami dengan mengenakan Batik. Selain antusias dengan permainan kami, para juri juga kagum dengan pakaian khas Indonesia yang kami kenakan. Beberapa hari setelah audisi, dengan perolehan jumlah ‘like’ pada video penampilan kami di Facebook yang luar biasa, kami pun berhasil mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan perjuangan di babak Final pada tanggal 6 Juli 2014. Benar-benar pencapaian yang luar biasa. Kami benar-benar melaju dengan cepat.

image1

Foto bersama anggota Neo Angklung untuk acara KUFSA Talent Hunt 2014

Perjuangan belum berakhir disitu. Dalam waktu 2 minggu kami harus bersiap untuk tantangan selanjutnya, babak Final. Kami kesulitan mengatur waktu satu sama lain untuk berlatih bersama. Namun kami tetap berusaha memaksimalkan latihan hanya dalam 2 hari. Dan akhirnya tibalah kami di babak Final, dimana 8 finalis masing-masing bersaing menunjukkan bakat uniknya didepan juri dan para penonton. Kami memainkan 3 buah lagu. Lagu pertama yang kami mainkan adalah lagu Doraemon, lagu yang baru kita pelajari beberapa hari ini. Hasilnya kurang maksimal. Menyadari kekurangan pada lagu pertama, maka kami maksimalkan di lagu kedua dan ketiga. Ya, kami mendapat semangat yang luar biasa dari penonton. Tepuk tangan penonton membuat rasa percaya diri kami semakin meningkat dan kami berhasil bermain maksimal. Walaupun pada akhirnya kami tidak menang pada perlombaan tersebut, tapi kepuasan yang kami dapatkan sungguh luar biasa. Hanya kami yang paling memahami betapa sulitnya memainkan angklung. Bermain angklung tidak sekedar kemampuan bermain yang bagus, tapi juga kemampuan untuk tetap bermain kompak. Jelas bukanlah hal yang mudah mengatur kekompakan tersebut. Dibutuhkan banyak latihan, banyak waktu, dan konsentrasi maksimal untuk mencapai hasil yang memuaskan. Melelahkan, tapi menyenangkan. Selain mengeksiskan alat musik khas Indonesia, kami juga menjadi lebih akrab satu sama lain. Semuanya berawal dari instrumen unik ini.

image2

Suasana latihan

image4

Neo Angklung beraksi !!



securedownloadHiromi Ramli

Urban Design Lab, Master Program

Graduate School of Human Environment Studies

Department of Urban Design, Planning & Disaster Management KYUSHU UNIVERSITY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s