Mendaki Gunung Kaya-yama


Otsukaresama deshita!

“Don’t spend your life just by looking at the door, open it and explore the great nature beyond your limit”. By Hendri Agustin

15 November 2014, Divisi wisata dan rekreasi PPI fukuoka mengadakan petualangan mendaki gunung bernama Kaya-yama. Kaya yama adalah gunung yang mempunyai ketinggian 365 m diatas permukaan laut. Gunung yang berlokasi di daerah Itoshima ini punya julukan sebagai Fujiyama daerah Ito. Ini karena bentuk gunungnya yang kerucut.

Dalam perjalanan ini, terdapat dua tim. Tim pertama disebut sebagai tim sepeda dan tim kedua disebut tim jalan kaki. Hal ini terjadi karena terdapat dua titik temu pertama yang berbeda. Tim sepeda berkumpul di wilayah susenji jam 9 pagi dan mengayuh sepeda sejauh 7 KM menuju Aeon Shima. Sedangkan tim kedua berkumpul jam 10 pagi di depan stasiun maebaru dan berjalan kaki sejauh 2.1 KM menuju Aeon shima.

Pukul 11:00, Perjalanan pendakian pun dimulai. Trek yang kami lalui memiliki medan yang tergolong menengah. Hal ini dikarenakan medley tanjakan panjang dengan sudut 65 derajat harus kami tempuh selama 2 jam (ya diselingi dengan foto-foto😀 ). Sepanjang perjalanan, daun momoji yang kami harap dapat ditemukan di gunung ini hanyalah mimpi. Tapi tak apa, karena suguhan birunya alam dan segarnya udara pegunungan telah menggantikan keinginan tersebut. Karena seperti kata Bruce Kirby “Adventure is curiosity, the willingness to embrace uncertainty, wondering about the possibility of doing just one thing differently than before.”

200 meter menuju puncak, terdapat kuil Kayayama yang dibangun atas dasar dedikasi ke kaisar Jinmu. (namun sayang kuil ini luput dari pengambilan gambar karena begitu bersemangat menuju puncak).

Sesampai dipuncak, apa yang kami lakukan? Tercengang… karena kami telah di puncak terdapat banyak anak SD dan kakek nenek yang sedang duduk santai menikmati alam. Setelah itu kamipun melakukan makan siang bersama dan tidak lupa mengabadikan momen kebersamaan di atas puncak kaya yama.

Titik puncak mengajarkan kita tentang nikmatnya perjuangan. Berlelah –lelah dahulu, bersabar, dan terus bersemangat lalu nikmatilah puncak alam yang menambah syukur dan kesadaran bahwa Tuhan maha Indah dan sempurna. Meminjam kutipan anoname “Alam selalu mengajari kita tentang kesederhanaan, kejujuran dan tanggung jawab”.

Satu jam berada dipuncak, akhirnya kami melangkah menuruni gunung dengan tujuan kembali keperadaban. Jalan yang menurun memangkas waktu perjalanan. Namun satu hal yang harus diingat, perjalanan turun merupakan perjalanan akhir yang paling sulit, dikarenakan kaki yang harus menopang berat badan.

Pukul 15:00 kami telah sampai kembali di titik awal pendakian.

“Filsuf Tiongkok menggambarkan kehidupan laksana sungai panjang yang mengalir tanpa henti. Kita, manusia adalah sosok-sosok penumpang yang naik kapal di satu titik, turut berlayar, lalu turun di tempat lain. Beberapa penumpang turun, beberapa penumpang naik. Sungai terus mengalir, kapal terus berlayar, penumpang datang dan pergi. Demikianlah manusia-manusia di tepian sungai abadi Amu Darya ini, datang dan pergi, dalam berbagai wujud rupa, bangsa, agama, dan kebanggaan, dan semuanya, tanpa kecuali, adalah makhluk fana”

― Agustinus Wibowo, Garis Batas: Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah

Siap untuk petualangan berikutnya????

1

[Tim sepeda memulai perjalanan dibawah suhu 7 derajat celcius.]

 2

[titik pertemuan tim Jalan kaki dan tim Sepeda, Aeon Shima]

3

[Berjalan menuju titik awal pendakian]

4

[titik toilet terakhir sebelum mendaki gunung Kaya]

5

[dan dititik ini petualangan pun dimulai..]

 6

[tengah jalan menuju puncak]

8

7

[Pemandangan dari puncak Kaya yama]

9

[“Untuk apa kita melakukan perjalanan? Untuk tahu ada kopi dan manusia yg sama hangatnya.” Anoname]

10

-Perkumpulan Pelajar Indonesia, Fukuoka- di ketinggian 365 mdpL, Puncak Kaya-yama.

“Aku akan memperjuangkannya, siapapun dia yang menemaniku di saat aku mendaki, bukan dia yang menungguku di puncak.” –  aku dalam catatan pendakian (http://rasyid13.wordpress.com/2013/10/19/kumpulan-quotes-pendaki/)

Nantikan petualangan selanjutnya…..

 

photoFadilla Zennifa

Divisi Wisata dan Rekreasi, PPI Fukuoka

D1 Graduate School of Systems Life Sciences

Kyushu University

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s